Archive for May, 2006

Not Fair

Sunday, May 21st, 2006

Akhir2 ini topik yang muncul atopun yang dirasakan diriku sendiri atau pun sama teman2 kantor adalah "Ketidakadilan". Banyak ketidakadilan2 yang dirasakan kami, aturan2 yang dibuat hanya menguntungkan beberapa orang dan menyesakkan bagi orang kebanyakan dan indahnya lagi kami ato tepatnya aku tidak bisa buat apa2 hanya bisa terima ajah, terlalu berat untuk diperjuangkan.

Tapi dampak yang kurasakan aku selalu bersungut2, marah2 tak tentu arah dan males!
Kerjaan numpuk tapi aku ogah2an ngerjainnya, tapi biasanya kalo lagi males gitu dengan blogwalking ato browsing2 aja biasanya aku bisa berdamai rasa jengkelku dan kembali bekerja dengan baik. Tapi ini, sudah lebih dari 2 minggu aku tetep ogah2an, jengkel semakin2, meskipun aku tetep kerjain kerjaanku tapi aku bersungut2 terus.
Whats wrong???

Aku tau aku ngga bisa gini terus, jelek dampaknya bagiku..
Tapi susah….

Sampe akhirnya, Minggu 21 Mei 2006, Gilbert, pendeta favoritku khotbah tentang Ketidakadilan. Maka terbukalah pikiranku.
Pernah aku YM dengan temanku ttg Ketidakadilan, tapi dia dengan santainya bilang apalah artinya ketidakadilan…di dunia ini tidak ada yg adil…
Aku waktu itu kesel..ah dasar mungkin krn dia anak hukum jd ngomong begitu..
Tapi kemaren waktu si pendeta bilang begini, Yesus aja dulu menerima perlakuan yang tidak adil, sampai dia menanggung semuanya di atas kayu salib untuk menanggung dosa2 yang tidak Dia lakukan, tapi Dia sabar menanggungnya.

Ada tips2 yang diberikan untuk menghadapi rasa ketidakadilan.

1. Kuat

Artinya? Hati kita yang harus kuat, nah ini penting nih bagiku, langsung mengena.
Contohnya gini, Daniel pada jaman Raja Nebukadnezar, jaman yang mengharuskan semua orang untuk menyembah patung yang dibuat olehnya dan tidak boleh berdoa kepada Allah yang lain selain patung tersebut. Jika ada yang melanggar perintahnya maka akan dihukum. Tapi meski Daniel tau hukuman yang akan dia terima jika dia berdoa kepada Tuhan, Daniel tetep berdoa. Itu menunjukkan Daniel seorang yang kuat, mempunyai hati yang kuat. Dengan mempunyai hati yang kuat dan tunduk akan Allah, maka Allah akan membelanya. Dan benar Allah menyelamatkan Daniel dr segala hukuman/rintangan.
2. Bijaksana

Adil atau tidak adil bisa berbeda jika dilihat dari masing2 sisi. Satu pihak bisa bilang adil dan pihak lain bisa berkata tidak adil. Jadi tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Untuk itu kita perlu untuk bersikap bijaksana, dalam arti dalam bersikap kita harus memperhatikan juga dari sisi ato pihak lain jangan hanya memperhatikan kepentingan diri sendiri, yang kata lainnya adalah bijaksini! ;) Karena lawan kata dari bijaksana adalah EGOIS!

3. Sabar

Klise? Benar sekali…
Dengan bersikap sabar kita bisa dianggap orang dongo’, mau diinjek2, ato apapunlah.
Tapi sebenarnya, dengan sabarlah hati kita lagi dibentuk oleh Allah.
Bukan berarti juga kita hanya diam saja, tapi tetap kita melakukan yang baik dan bukan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Dengan demikian maka kekuatan Allah akan bersinar.

Uihh..pas denger isi khotbahnya yang mendalam itu, gue langsung FULL Attention, diam dan dengarkan. Ihh..menohok banget!!! Gue banget gitu lho..ngga rela diinjek2 ;0)
Akhirnya bisa rada ademlah hati ini..tapi pas gue bertanya2 sendiri.."sampe kapan??"

Ih itu pendeta langsung jawab, sampe kita bisa menundukkan hati kita sendiri…
Halahhhhhh….secara gue masih muda gitu lho..gejolak emosi masih bisa meledak2…
yang akhirnya harus disiram dengan air kesejukan baru rada adem! ;)

Ampun…..gue masih kudu belajar lagi..

Harus belajar sabar…

Belajar mengalahkan diri sendiri..

Belajar ilmu iklas kali ye…

Penerapan….

Sabar………

Sabar……..

Ada yang bilang "Gossipnya orang sabar itu dikasihi Tuhan"

Ternyata itu bukan gossip lhooooooooo……. ;)