Sebenernya aku udah mau nulis ttg berkat yg kudapat dari khotbah Pdt. Gilbert minggu yg lalu. Tapi rada males nulis, jd pas makan siang aja aku bagi2 berkat sama temenku yang seiman apa yang kudapat.
Nats yang dibahas dr 2 Tesalonika 2 : 1 - 17 "Kedurhakaan sblm kedatangan"
Yang intinya menyatakan sebelum hari kedatangan Tuhan akan terjadi kebingungan akan pemberitaan2 orang2 yang menyatakan akan terjadi kiamat yang seolah2 pemberitaan itu berasal dari hamba Allah dan juga haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka.
Untuk point satu Pdt menjelaskan, supaya kita tdk gampang terombang ambing dan bingung atas pemberitaan orang2, baiklah kita hanya percaya akan Firman Allah saja, sehingga iman kita teguh jd ngga gampang terhasut. Saya tidak menjelaskan secara detail karena saya yakin anak2 Tuhan udah sangat mengerti maksudnya dan sudah memiliki dasar yang kuat, jadi point ini hanya sebagai pengingat bagi kita jika ada isu atau hasutan yang miring ke kanan atau ke kiri kita tidak bingung dan tau harus berpedoman pd apa
Point kedua, ini juga udah sering terjadi pd anak2 Tuhan yang hanya karena pekerjaan, jabatan, karir dan terlebih lagi jodoh, rela melepaskan iman kepercayaannya kepada Tuhan diganti dengan kenyamanan atau kesenangan sesaat. Karena akhir2 ini banyak sekali yang jahat, hati yang jahat, mulut yang jahat, kebiasaan yang jahat.
Contoh hati yang jahat, anak membunuh ibunya, ayah memperkosa anak kandungnya, berarti hati manusia itu jahat, bisa tersimpan niat jahat dihati. Mulut yang jahat biasanya terjadi pd wanita
bergosip, bergunjing atau apapun istilahnya. Kebiasaan yang jahat, nonton film biru, merah, putih
ataupun kebiasaan mencari jodoh yg terang dan gelap, atau mencari pacar yang rektor [rela kalo tekor
] sehingga yang didapat umurnya lebih tua, sehingga wanita2 sekarang sudah tidak malu lagi kalo ditanya umur pacarnya sama teman sepergaulannya, karena semakin tua semakin baik, karena fasilitas yang didapat juga semakin baik, sehingga pertanyaan yang diajukan bukan lagi ttg umur tp "udah tinggal dimana sekarang?" - "sekarang lagi naik mobil apa?" ;( Karena dikalangan tertentu hal tersebut bukan lagi hal yang tabu, melainkan suatu prestasi!!!!
Topik inilah yang sebenernya mau saya bagi, karena memang benar itulah yang terjadi disaat2 sekarang. Saya tidak bisa lagi pura2 cuek atau tidak tahu menahu ttg pergaulan bebas sekarang, mungkin karena saya juga udah married
atau mungkin juga karena saya sudah menjadi orang tua yang mempunyai anak perempuan yang mana harus benar2 diberi bekal yang cukup untuk menghadapi kemajuan jaman ini. Oke, saya setuju semua orang harus maju, saya juga ingin maju, tp apakah kita juga harus ‘maju’ dalam hal pergaulan bebas?
Kenapa saya concern sekali mau membahas topik ini, its real! Dua diantara teman2 sekantorku ada yang seperti itu. Dan mrk enjoy sekali menjalaninya, sehingga mrk tidak segan2 menceritakan ‘pengalaman2nya’ itu.
Yang laki-laki bercerita ttg tempat yang asyik, nyaman, aman, dapet yang murah bersih dan lebih enak lagi kalo gratis, caranya dipacari lalu ditinggal kalo bosan :(
Yang perempuan bercerita ttg sekarang lagi dengan siapa, nanti malam mau kemana, naik apa, minggu ini dipanggil kemana, dari si ini dapat berapa, dari si itu dikasih apa, dan yang tidak menghasilkan harus dibuang kecuali kalo lagi butuh teman ;-/ How come??
Kalo orang yang tidak kuat, bisa2 ikut2an, karena siapa yang tidak mau berpakaian serba indah, tiap hari tampil cantik dan berdandan, pergi ke tempat2 gaul dan semuanya itu free sehingga taraf hidupnya kelihatannya menjadi lebih naik dr sblmnya, pdhal?? Apalagi ada kebiasaan tidak tertulis diantara wanita, jika ada teman sejawatnya lebih cantik apalagi kalo mereka saingan, terutama wanita2 single, hmm..bakal ada persaingan tersembunyi diantara mereka. Bedanya, satu dengan modal sendiri satu lagi dimodalin
waahhhh seru sekali kompetisi yang berlangsung, yang pasti yang modal sendiri ngga bakalan bisa nyaingin yg satu lagi, karena dia akan mencari pemodal2 lain supaya dia tampil lebih oke lagi, dan aku pikir itu wajar karena itu adalah modal utamanya.
"Pergaulan yang buruk bisa merusak kebiasaan yang baik"
Kata2 itu pernah aku baca dan benar2 terbukti. Tdnya temenku itu tidak seperti itu, tp karena dia terbawa teman2 gaulnya, sehingga ikutlah dia menjadi salah satunya. Tapi aku pikir jika kita punya dasar yang kuat dan teguh, kita bisa membedakan mana yang baik atau tidak, mana yang berguna atau tidak, jd kita bisa memilah milah yang berguna bagi kita. Memang tidak menutup kemungkinan ada kebiasaan kita yang akan menurun tingkatnya, karena daging kita lemah dan keinginan daging adalah maut. Makanya kita dituntut untuk lebih dewasa jasmani dan rohani supaya tidak gampang terbawa arus.
Saya tidak menghakimi teman saya ttg pergaulannya itu, tapi saya hanya mengambil pelajaran dari pengalaman ini. Saya hanya ingin menjadi orang tua yang baik, yang bisa mendidik anak2nya berdasarkan Firman Allah, karena hari2 adalah jahat. Bukan hanya bekal ilmu pengetahuan saja yang akan saya tanamkan tp terlebih lagi pengetahuan ttg Firman Allah dan menjadikannya dasar dan pedoman bagi seumur hidupnya.
"Karena itu, saudara2, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah : itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna"
Mudah2an kami bisa menjadi orang tua yang baik, yang bisa memberikan contoh yang baik bagi anak2 kami nanti dan juga bisa memberikan dasar yang kuat bagi pertumbuhan jasmani dan rohaninya. Sehingga anak2 kami nanti bisa menjadi anak2 yang bisa dibanggakan baik sisi pendidikannya dan juga moralnya.
Dyna